Kamis, 31 Mei 2007

Kalung set batu alam













Sebenarnya sih satu set, tapi gelangnya sudah ada yang beli duluan, tinggal anting-anting dan kalungnya menunggu pemilik baru.....
Materialnya dari batu alam kehijauan, dari hijau muda - hijau lumut tua, rada antik jadinya

Necklace sets of natural stone
First of all it was a set, but the bracelet has been sold, omitted the earrings and the necklace, they still waiting for their new owner....
The material is from the greenness natural stones, from a light green to old moss green, which make it look like an antique.

Halaman












Ceritanya sih teras dan depan rumah ^_^

Toko-toko an lagi

Ini ceritanya toko-toko an, masih belum rapih masih tahap belajar lah. Belajar dari buku Jepang, yang Tha nggak ngerti sama sekali :(

Gerai Ikan dan Gerai Kue












Gerai sayuran

Kreasi lain-lain










Sempat juga buat dari daur ulang, box-box, notes, dll cuman frame saja yang ada pic nya. Sempat juga coba-coba buat lilin hias, tapi amatir banget hasilnya ^_^
Oh

Rangkaian bunga mini




ini contoh-contoh lain bunga rangkai dari clay. Semuanya sudah kejual :)


Kreasi Eceng lainnya










Selain bikin box dan buku-buku. Tha juga membuat tempat tisue, tas, vas bunga dan tempat rokok juga. Tapi pic nya pada kemana yah....

Kreasi Eceng Gondok

, maProduk-produk ini sudah lama sekali, baru kemarin ketemu pic nya. Material utamanya dari Eceng gondok dan ditambah pelepah pisang. Tapi sudah lama Tha gak bikin lagi, nggak ada tempat buat berkreasi hehe. Jangankan buat pengrajin (dulu Tha ngerjain 4 pengrajin+ pengrajin di Tasik+Kakak ipar jadi asisten hehehe gaya jadi boss), buat tempat material aja skrg sudah nggak ada. Maklum lah, sekarang tinggal di rumah mungil gak seluas rumah ortu lagi :) Belum lagi Diaz pasti pengen 'bantu' juga. Pingin banget terusin usaha yang dulu lagi, tapi modalnya itu loh. Potong uang belanjaan dari hubby trs kan gak enak :p

Notes n buku, ada 3 ukuran, kertasnya dari bahan daur ulang made in pabrik. Covernya dari Eceng gondok yang di anyam











Sebenarnya box nya macam-macam, tapi dulu nggak sempat di foto. Material luarnya sama dari eceng gondok, eceng gondoknya ada yang dikerik dulu bagian dalamnya (biat tipis) ada juga yang langsung tempel biar gendut dan empuk hehehe








Selain tempat pensil, ada juga tempat tisue (berbagai macam ukuran) dan tempat rokok. Biasanya buat teman si eceng, tha suka tambah pelepah pisang, anyaman polos atau material lain yang alami.

Merawat manik-manik

Tips perawatan Aksesoris

  1. Usahakan aksesoris anda memiliki tempat sendiri, jangan satukan langsung ke satu tempat agar tidak kusut dan sulit mencarinya. Jika tidak memiliki tempat aksesoris yang berpetak-petak. Masukan terlebih dahulu kedalam kantong plastik secara terpisah (dapat menggunakan plastik obat)
  2. Hindari sedapat mungkin kontak langsung dengan air, sabun, handbody atau bahan kimia lainnya
  3. Simpan aksesoris di suhu ruang yang tidak terlalu panas dan lembab
  4. Hindari penyimpanan yang mengenai sinar matahari langsung (terutama untuk yang berbahan aklirik)
  5. Bersihkan aksesories yang bermaterial batu alam, mutiara atau manik gelas dengan baby oil


Senin, 14 Mei 2007

Karya Flanel


Si musang ini sudah lama sih, dari zaman Diaz masih mungil, dan tidur di box. Tha buat macam-macam icon hewan, buat temenin diaz tidur, musang, panda, kucing, beruang, dll. Tapi berhubung yang lain bentuknya sudah pada aneh ditarik-tarik diaz, tinggal si musang yg nyisa. Kepinginya sih beruang, kelinci, kucing atau apa lah yg imut buat nemanin gantungan pintu "DIAZ" tp ya itu, Magh...lesh Tha kumat buat bikin lagi hehe

Material Alami

Bahan material yang sering dijadikan morres atau bahan baku kerajinan anyamanan diantaranya:

a. Eceng Gondok
Eceng gondok termasuk dalam gulma perairan. Daunnya berbentuk bulat telur dengan tangkai berbentuk silender memanjang hingga 1 meter, dengan diameter 1-2 cm. Tangkai daunnya berisi serat kuat dan lemas serta mengandung banyak air.

b. Pelepah Pisang
Pelepah pisang yang dikeringkan melalui proses pengepresan, dapat dibuat menjadi berbagai produk kerajinan. Pelapah terdapat dua jenis, yaitu pelepah hitam dan pelepah putih. Perpaduan warna tersebut digunakan sebagai motif pada produk. Pelepah cukup dikeringkan saja dalam pembuatan produk. Lembaran-lembaran tipis pelepah, dapat langsung diolah menjadi produk kerajinan.

c. Mendong
Mendong adalah sejenis rerumputan. Umur mendong yang paling baik diarit (disiangi) saat berumur 5 bulan. Batang-batang yang baik, lalu dijemur selama 2 atau 3 jam dalam cuaca baik. Setelah di jkumpulkan sesuai panjangnya, lalu diikat dan dijemur kembali selama 2 atau 3 jam. Setelah itu mendong disimpan didalam rumah selama satu hari, agar tidak mudah patah. Selanjutnya mendong dicelup untuk pewarnaan dan dijemur kembali.

Kebanyakan mendong diproses menjadi tikar dengan cara di anyam, pada saat penganyaman mendong harus dibasahkan dahulu agar tidak mudah putus. Mendong dapat juga dijalin dibuat rara maupun dianyam.

d. Angel atau Rafia
Angel atau Rafia berasal dari daun-daun palma. Daun muda pohon ini dipanen sebelum bewarna hijau; kulit tembus pandang yang membungkus daun dikelupas dan dikeringkan sehingga menjadi lembaran benang tipis yang Liat. Kelemasan dan kekuatan angel, dapat menjadi bahan baku yang baik. Paling sering angel diolah menjadi rara dan ditenun sebelum dibuat menjadi produk kerajinan.

e. Pandan
Dalam mengolah daun pandan untuk bahan anyaman, dimulai dengan memotongnya daun pandan yang cukup tua. Setelah bagian ujungnya yang meruncing dibuang, lembaran daun tersebut di belah-belah menjadi 4-5 belahan, yang membentuk menjadi lembaran pita. Alat yang digunakan adalahah alat suakan yang berupa sekeping kayu berlubang-lubang yang terselip semacam pisau pemotong kecil-kecil.

Kebanyakan pandan diolah untuk menajdi anyaman/tikar pandan. Bahan baku tikar tersebut dapat diolah kembali menjadi boks, tas, dan lainnya sesuai kreatifitas perajin. Selain pandan terdapat juga serat daun jaksi dan panama untuk dibuat menjadi kerajinan tangan. Ketiga jenis itu memiliki perbedaan sifat dan kualitasnya.

f. Bambu
Perajin bambu dapat dibagi menjadi perajin bambu halus dan perajin bambu kasar. Bambu yang digunaakan biasanya bambu jenis awi tali. Bambu tersebut harus berumur cukup, tidak terlalu tua juga tidak terlalu muda. Untuk membuat kerajinan bambu halus, bambu tersebut di dipotong-ptong kira-kira berukuran satu meter. Bambu tersebut dikerik dahulu bagian luarnya, dan dibelah. Kemudian dijemur sampai eumeul-eumeul (kering tidak basah tidak).
Setelah itu bambu teresbut dibuat serpihan lembaran tipis dengan menggunakan pisau tajam untuk meraut, yang menjadikan lembaran-lembaran tipis. Serpihan tersebut lalu diberi warna yang diinginkan, lalu dibuat menjadi anyaman atau produk yang diinginkan.

g. Serat Nanas
Serat nanas masih jarang digunakan, karena keterbatasan bahan didaerah perajin, dan sedikitnya produk yang dihasilkan material ini. Dalam proses pengolahannya menjadi bahan baku, daun-daun nanas dipotong dan kemudian digodok untuk pembuangan getahnya. Setelah penggokan lalu dikeringkan, pada akhir akan menghasilkan serat nanas yang berupa lembaran-lemabaran benang, yang biasanya lebih sering diolah menjadi rara/tambang.

Kerajinan Tasik










Sewaktu Kerja Profesi, Tha pilih di Industri Kecil anyaman di Rajapolah, pinggiran Tasikmalaya. Menyenangkan bagi Tha, bisa menambah ilmu kerajinan Tha, yang gak mungkin ada sekolahnya apalagi kursusnya di Jakarta-Bandung :)

Waktu itu sih niatnya bikin kerajinan Tasik(dari anyaman) yang bergaya modern, tp skrg sudah banyak yah. Beberapa tahun yang lalu sempat booming kerajinan Tasik, hingga sekarang juga masih banyak ditemukan di mall-mall Jakarta-Bandung, gak hanya di Indonesia saja loh. Di Malaysia jg ikutan trend, Tha liat di TV local Malay, sering bgt menampilkan kerajinan anyaman Tasik, buat interior maupun mode.

Bukannya merendahkan karya bangsa, tp dibandingkan desain karya Filipina anyaman kita kalah jauh, padahal material di Indonesia lebih beragam. Dan lagi bersaing ketat dengan Vietnam, yg konon lebih murah. Padahal produk kerajinan ini memenuhi persyaratan ramah lingkungan yang diakui secara internasional, dan jg berhak memperoleh label khusus Eco Label sehingga memudahkan diimpor oleh banyak negara. Sayang kalau nggak dikembangkan di Indonesia.


Kartu Ucapan

Wah ternyata hubby masih simpan kartu ucapan selamat ulang tahun, yg Tha kirim semasa pacaran dulu :) dibilang kartu sih ketebalan kaya undangan nikahan tepatnya. Material alami memang pilihan paling tepat buat memberi sesuatu ke cowok, apalagi yang dah ga ABG lagi (ditambah buatan sendiri, mantep deh). Berbunga-bunga telalu feminim, tokoh kartun kekanakan, cari kartu ucapan yang rada macho bergambar mobil balap, truck, atau senjata-bazoka-rudal susah banget, apalagi yang bergambar pak SBY hehehe.

Material yang dibuat dari bahan dus, bisa dari dus bekas TV atau indomie (usahakan cari bidang polos), hiasannya pasir lombok, kerang dan bintang laut.Untuk frame dibuat dari rara/tambang serabut kelapa dan anyaman angel/rafia

Senin, 07 Mei 2007

Link Bagus


Huah Tha baru ketemu nih www.stepbystepbeads.com Pokoknya dapat acungan 4 jempol (plus jempol kaki), disini kita diajarin step by step buat jewelry, buat manik gelas, wire (kawat yang dililit-lilit) dan... ummmm belum Tha buka semua. Plus foto-fotonya lagi, yang asiknya sih nggak perlu ribet2 daftar n gratissssss....
Ada majalahnya lg :P

Polymer Clay


Sudah banyak yang menjual clay saat ini terutama yang berjenis Jumping Clay dan Paper Clay. Tetapi Clay dapat juga dibuat sendiri dengan material yang ada dirumah seperti dari bubur kertas, roti sisa atau dari tepung(salt-dough), hasilnya tidak kalah cantik dengan Clay yang dijual dipasaran, hanya saja kekuatanya jelas berbeda.

Saat ini Clay yang terbaik adalah jenis Polymer Clay, Polymer Clay pertama kali ditemukan tahun 1930 an di Germany, tapi lebih banyak berkembang di Amerika dibandingkan negara asalnya. Polymer Clay di Indo masih jarang, walaupun ada harganya masih mahal.

Dibandingkan jenis lainnya yang hanya cukup diangin-angin kan, Polymer Clay mesti di panaskan agar mengeras dengan cara di oven (dapat menggunakan oven biasa). Pemanggangannya dengan suhu sekitar 120c-160c selama 10 menit (tergantung jenisnya), jika masih lembek dapat ditambah waktu pemanggannya akan tetapi jangan terlalu lama, selain membuat aroma yang tidak enak, warnanya pun akan berubah.
Polymer yang sudah dipanggang hasilnya sangat kuat dan menarik (ada yg menyerupai plastic, batu alam, metal)

Merk-merk dipasaran saat ini antaranya:
Sculpey (USA)
Kualitas: Tidak sebagus merek lain, dan harganya sedikit lebih murah dibandingkan clay berkualitas diatasnya
Keunggulan: paling mudah di conditioning dibanding merek lain dan paling mudah dicari
jenis dan warna: Sculpey Original, Sculpey III, Super Sculpey, Super Sculpey Firm, Sculpey Bake and Bend, Eraserclay, Elasticlay
(Sculpey III - semakin di uleni semain lemas susah dibentuk jadinya, tapi mungkin Super Sculpey dan Super Sculpey Firm lebih baik)

Fimo (Germany)
Keunggulan : kekerasan paling bagus
Kelemahan: paling susah di conditioning
Jenisnya:(antaranya)
Puppen FIMO (khusus warna kulit untuk boneka/patung) - Cukup keras, tapi kualitasnya bagus, enak dipakai tidak selemas Sculpey, kalau sudah dipanggang teksturnya sedikit mirip plastik
FIMO classic - Sangat keras, harus diconditioning lama, lebih keras dari Puppen FIMO tetapi lebih kuat

FIMO Soft – Mungkin tidak sekeras FIMO Classic

Cernit (Germany)
Keunggulan: cocok untuk buat figurine, kualitas sangat baik, dan macam macam warna,

Kato Poly Clay (USA)

kekerasan antara Fimo dan Cernit

Premo (USA)
sama dengan perusahaan yang membuat sculpey, tapi kualitas claynya lebih baik

ProSculpt
khusus untuk membuat boneka, pilihan warnanya hanya warna warna kulit

Creall-Therm (The Netherland)

Modello/Formello (Germany)

Modelene (Australia)

Du-Kit (New Zealand)

Sedangkan jenis-jenis Polymer Clay
1. Colored clay.
2. Metallic dan Pearl clay.
3. Translucent clay.
4. Textured clay.
5. Liquid polymer clay.
6. Specialty clays.
7. Air dry clay.

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, sah-sah saja kok bereksperiment di campur-campur, siapa tahu lebih bagus hasilnya.

Diambil dari beberapa sumber

Kamis, 03 Mei 2007

Toko-toko an

Ceritanya sih dua kios, kios bunga sama kue. Pajangan ini dah dikasihin buat mama. Teman saya juga pesan, tapi nggak jadi-jadi terus deh.. (maaf yah Wi....)

kalung

Ini kalung terakhir tha buat, lagi senang bikin bandul disamping nih :)
Materialnya dari ring kerang, mutiara imitasi,manik gelas dan aklirik. Akliriknya lucu, kalau gelap bisa bersinar.







www.kreasi-manik.blogspot.com

Workshop Keramik

Seminggu yang lalau tha dapat mail, dari rekan millis yang antara lain isinya:

Sehubungan dengan adanya soft opening Etnogallery, maka kami selaku
Divisi Bisnis & Marketing PT. ETNO MITRA PUSTAKA, bersama ini
mengundang Bapak untuk dapat hadir dalam acara Etnogallery Craft
Fest 2007 sebagai berikut :

Hari / Tangal : 1. Sabtu, 28 April 2007 (Jam 10.00 s/d 21.00 WIB)
2. Minggu, 29 April 2007 (Jam 10.00 s/d 20.00 WIB)

Acara : 1. Pameran Buku-buku Import dengan Disc 20 s/d 80%
2. Workshop Gift Box Flowers bersertifikat (28
April 2007), bekerja sama
dengan jakflo (Jakarta Flower Frenzy)
3. Workshop Keramik bersertifikat (29 April 2007),
bekerja sama dengan
Kollekan Gallery

1. Workshop Keramik : Rp. 100.000,-/sesi
2. Workshop Gift Box Flowers : Rp. 350.000,-/sesi
3. Biaya tersebut sudah termasuk dengan peralatan dan bahan-
bahan selama workshop.
4. Peserta dapat berkreasi sesuai dengan ide masing-masing
dengan didampingi instruktur yang handal dan berpengalaman.
5. Hasil kreasi dapat dibawa pulang oleh peserta.

Hix hix nggak bisa datang, padahal acaranya bagus bgt n bisa ikutan kursus keramik, Kalau di tempat Widjayanto kejauhan. Ada yang tahhu info kursus keramik seputar jakarta????

gelang

Ini salah satu gelang yang Tha buat. Lagi seneng bikin yang 2 lapis nih. Materialnya dari batu (imitasi keliatanya), manik gelas dan mutiara air tawar. Wire dan manik metal dipilih yang kuning bakar, biar agak antik gitu

Miniature Clay
















Coba-coba bikin miniature lainnya, walau ngak sekeren made in Crayon, tp lumayan lah. Ini juga dah lama buat nya. Ukurannya 14cm x 20cm. Tema nya macam-macam, ada toko sayuran, toko kue, toko bunga, toko ikan, halaman dll. Harga jual sekitar Rp65.000 sampai Rp 80.000

Buku-buku keterampilan


Sekarang cari buku-buku kerajinan banyak banget deh, kalau tidak ada di toko buku coba cari saja lewat toko buku online. Tha sih senang lewat toko buku online, nggak mesti cape-cape keluar n ada beberapa yang bisa COD. Tha lebih suka pesan di www.kutukutubuku.com tapi kalau tidak ketemu buku yang tha cari baru lihat di www.inibuku.com www.bukukita.com rata-rata mereka kasih disc 15% dari pada harga di toko buku, kalau sedang ada stock hari ini pesan besok sudah di terima. Tapi klo nggak ada stock huiiihhhhhh bisa 3minggu baru nyampe :D ada satu lg lumayan lengkap, komik-komik jepang n korea kesukaan tha ada disana, tempatnya di www.pasartradisional.com disini murah banget, sudah di disc 15% dapat discount lg, pokoknya jauh lebih murah, nggak hanya jual buku disini, perlengkapan rumah tangga dll juga ada. Hanya saja yg bikin males mesti bayar registasi dulu 100rb

Buku-buku import lumayan mahal di Indo, kalau mau murah paling beli di S’pore (tp ongkosnya itu loh) misalnya buku Ondori, buku keterampilan dari Jepang, Tha beli cuman Rp 55.000, trs ketemu buku yang sama di Jakarta harganya sampai Rp150000. Selisihnya lumayan banyak, cuman yah nggak bisa banyak-banyak, bisa-bisa di jegal sama bea cukai. Umm klo mau lewat Batam aja :D

Oh yah satu lagi, jangan ragu cari di tempat jual buku bekas, di terminal Senen Jakarta atau Cikapundung Bandung. Lumayan sih harganya miring banget

Jualan

Jualan

Ngak Bakat……… Sebenarnya Tha nggak bakat jualan, apalagi nawar-nawar in produk. Mau nya yang beli nyamperin, tp Tha gak punya toko jd mana tahu orang lain Tha jualan hihihi.

Kemarin sempat mau jualan via internet, tp berhubung internet rumah lamban bgt n sering dc, jd males upload nya. Itu juga jualan pakai blog yang gratisan J ok klo mau lihat2 (walau belum jadi) klik aja www.kreasi-manik.blogspot.com

Waktu masa kuliah lumayan aktif jualan, terutama lewat pameran-pameran, buat yang bergelut dunia kerajinan, pameran bisa dikatakan “pintu kemana saja” nya Doraemon. Emang sih kadang biaya stand nya rada mahal, tp hasil nya itu loh order an sesudahnya.

Dulu Tha sempat masukin ke 3 toko sekaligus di Bandung (dept.store di Dago, toko di BIP n galeri di Riau), import ke daerah-daerah (Jakarta, Bali, Palembang, dll) n S’pore. Ikut stand sabtu-minggu di hotel berbintang jl Pasteur, pesanan2 buat pernikahan dll. Semua nya itu di dapat lewat pameran.

Jualan dipinggir jalan juga pernah J waktu valentine jual bunga dari permen yg di kemas, lumayan deh nggak ada yang sama. Pernah juga jualan kartu2 Lebaran n Natal di lorong kampus tp yg ikut jualan banyakan di Bantu teman-teman, rayuin para dosen, bujuk2 teman seangkatan n ngancemin junior mesti beli, hahaha ingat masa muda jadinya. Untung gak di gusur satpam (wong satpamnya dah sobatan sama Tha hehehe)

Bunga













Dah lama banget bikinnya, materialnya dari clay ditambah rumput-rumput kering. Frame nya ukuran 10cm x 13cm bisa di gantung di dinding atau di pajang diatas meja. Tha dulu jual Rp.40.000,-/Frame. Lumayan loh banyak juga peminatnya.

Berburu material

Berburu itu menyenangkan, dari browsing internet, telusuri yellow page, keluar masuk pasar n pameran, tanya-tanya sampai pungut di pinggir jalan. Tujuannya sama aja cari material yang langka n murah, mau diolah jadi apa hasil buruannya, itu urusan belakanganJ.

Kalau di Bandung sudah tahu lokasi buruan, tp di Jakarta… belum hapal euyyy… Tapi saat ini masih focus berburu material manik-manik, cari tempat yang paling murah dong

Tempat jual material

Manik-manik..

Tempat favorit Tha belanja manik-manik

A. Pasar Pagi Mangga Dua lantai III Jakarta

1. Bintang Jaya, menurut Tha lumayan murah, mas+mbak yg layaninnya juga ramah, seru n banyak ketawa-ketawa.

2. World Beads, banyak pilihan, apalagi akliriknya, bahan penunjang nya juga lumayan lengkap

3. Cendana, manik-manik gelas n kristal swa disini lebih murah, tp dikit pilihan

4. Beads, tempatnya enak untuk pilih manik-manik (non-aklirik), banyak pilihannya

5. LB, buat mainan gelang bisa beli satuan, akliriknya lebih murah, tp ga banyak pilihan

B. Rawa Bening Jatinegara Jakarta

  1. Sumber Giok, banyak pilihan buat manik batu alam nya n banyak yg diskon
  2. Tasik, Kalau beli Mutiara air di tawar Tha disini, tp pilihannya dikit,cuman saja kadang lebih murah apalagi klo jam-jam pasar mau tutup J
  3. NN, lupa lg nama toko nya, tempatnya agak nyamping ke pinggiran pasar. Disini bisa beli kristal swarovski satuan.

C. Asemka Jakarta

1. Mutiara indah, belom kesampean, katanya lebih murah dari mangdu

2. Kirana, idem belum kesampean juga

D. Bandung (kebanyakan di perempatan dkt pasar baru)

1. Hosana, kalau kepepet di sini paling murah beli wire, rantai, dll di Bandung, mbak yg jaga nya ramah-ramah

2. Dunia Baru, akliriknya murah, perasaan lebih murah daripada Mangdu(???) Tp dikit bgt pilihannya n beli nya miniman setengah bungkus besar. Cabangnya ada di ITC Kebon Kelapa.

3. WK, klo kepepet cari manik gelass, ramai bgt padahal harga2 nya 2kali lipat daripada di Mangdu

4. Crayon (Jl Aceh), mungkin tempat yg paling banyak pilihannya di Bandung, cuman mahal tapi bisa kursus gratis loh

Tempat cari material handicraft

Kalau di Jakarta belum tahu, paling Andamari di Depok, tempat kursus craft nya mbak Yenny di daerah Senen n Little Things (Clay) di mall Kelapa Gading. Kalau di Bandung (lupa-lupa inget alamatnya)

  1. Clay - Crayon (Kebon Sirih n Istana Plaza), menurut Tha Crayon itu surga dunia hehehe hampir semua kebutuhan craft ada disini. Clay yang ada disini jenis Jumping Clay. Tp Tha lebih suka beli di Toko gunung Agung yang di Ciwalk hasilnya lebih padat
  2. Kertas Daur Ulang - Suhuf Jl Menara Air Tubagus Ismail, biasanya kertas daur ulang yang di Gramedia dan Toko Gunung Agung dari Suhuf
  3. Kertas-kertas cantik - Rumah Bagus, pusatnya di Pertokoan Setra Sari, banyak pilihan dari pada stand yang di mall-mall, kadang ketemu benda-benda ‘langka’ buat kerajinan disini.

- Toko Kertas Tidar lupa nama jalannya, daerah Riau (menyusul)

  1. Kertas dus & gelombang - Jl Radio, tp beli kertas gelombangnya gulungan, satu gulungnya sampe 2kg deh n kertas dus nya banyak ukuran (masih ada ga yah yg jualnya??) atau di daerah Pajagalan juga ada
  2. Kertas karton , duplex dll - Jl. Pajagalan Cibadak
  3. Kain - buat kerajinan, potongan kain sisa juga cukup, Tha carinya di Jl Tamim
  4. Spon – spon warna-warni, busa tipis dan beludru di jl Cibadak (ke arah jl Dalam Kaum)
  5. Biji an kering - belakang Pasar Baru pas belokan mau ke Tamim, Sebenarnya tempat jual jamu tapi banyak juga biji-bijian buat kerajinan, tempatnya sampe pakai tong besar.
  6. Kayu pinus bekas peti kemas - Kalau ditunjukin jalanya sih tau, nama jalannya lupa (ntar menyusul alamatnya)
  7. Kancing n Renda - idem sama yg jual manik2 di Bandung
  8. Cat-cat untuk melukis - Toko Idola Jl. Ciumbeleuit (Waduh dimana sih cara nulisnya??) pokoknya bawah unpar deket pertigaan. atau di Balubur dkt Bonbin
  9. Parafin buat lilin n bahan kimia lainnya - ada 2 toko tempatnya sejajar sama pasar Kosambi (ke arah jl Veteran) nama tokonya apa yah, klo gak salah Sakura dan Inti Kimia yah????
  10. Plastik undangan buat bungkus craft yg sudah jd - Toko Dunia Plastik (kalau nggak salah nama tokonya) tempatnya pas banget belokan jl Cibadak-Jl Gardu Jati, lebih murah
  11. Kerang - wah emangnya di Bandung ada laut?? Tha masih ‘import’ dari Bangka, Bali, Cilacap n titip yg habis berlibur kelaut (minimal minta bawain pasir 1 botol air mineral 500ml)
  12. Pelepah Pisang dan Eceng Gondok - ummm klo ini Tha suka beli di Rajapolah Tasikmalaya langsung di toko Jamal handicraft, sekalian beli anyaman lembaran.

Rabu, 02 Mei 2007

Sallam.....


Dah lama pingin ikutan curhat diblog, tp kok baru satu alinea males Tha kumat trs. Belum lg koneksi internet yg kadang lamban. Tha nggak pinter nyusun kata-kata, kadang EYD nya juga ngaco ^_^ jadi paling isi di blog ini ide-ide Tha yang sudah dibuat, sedang dibuat, ingin dibuat atau yang rada muluk dikit, yang penting berkreasi n berkarya…. Ciaaooo…